PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Bahasa Indonesia adalah salah satu mata
pelajaran yang wajib diajarkan di Sekolah Dasar. Bahasa Indonesia memiliki
peran yang sangat penting dan merupakan penunjang untuk mempelajari mata
pelajaran atau bidang lain. Dalam Badan Standar Nasional Pendidikan (2006:317),
dijelaskan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik
memiliki kemampuan untuk:
(1) Berkomuniksi secara efektif dan efisien
sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis, (2)
menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan
bahasa negara, (3) memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat
dan kreatif untuk berbagai tujuan, (3) menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan
kemampuan intelektual, serta kematangan sosial dan emosional, (5) menikmati dan
memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperluas budi pekerti,
serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa, (6) menghargai dan
mengembangkan sastra Indonesia sebagai khasanah budaya dan intelektual manusia
Indonesia.
|
Pembelajaran bahasa indonesia mencakup empat aspek
keterampilan berbahasa yaitu kemampuan menyimak,kemampuan menulis,kemampuan
membaca dan kemampuan berbicara. Satu kemampuan berbahasa saling terkait dengan kemampuan
berbahasa lainnya (Hendry, 1998:1).Dalam penulisan ini peneliti memfokuskan pada
kemampuan berbicara.
Kemampuan berbicara
merupakan salah satu dari kemampuan berbahasa yang bersifat produktif,Agung
(2006:23) menjelaskan bahwa “ berbicara merupakan suatu aktivitas manusia normal
yang sangat penting,melalui berbicara manusia dapat berkomunikasi untuk
menyatakan pendapat,menyampaikan maksud dan pesan ,mengungkapkan segala kondisi
emosional,dan lain sebagainya.” Kemampuan berbicara pada dasarnya harus
dimiliki oleh semua siswa.melalui kemampuan berbicara segala pesan yang
disampaikan akan mudah dicerna sehingga komunikasi dapat berjalan lancar dengan
siapa saja.
Kemampuan
berbicara sangatlah penting,sebagai sarana untuk membuka cakrawala berfikir
siswa,dengan demikian kemampuan berbicara siswa akan mudah menyampaikan ide dan
gagasannya kepada orang lain.hendaknya proses pembelajaran yang dilaksanakan
dengan metoda,pendekatan,dan model pembelajaran yang tepat.
Menurut kamus
Besar Bahasa indonesia (2004:24),tertulis bahwa “ Berbicara adalah
berkata,bercakap,berbahasa atau melahirkan pendapat (dengan perkataan,tulisan
dan sebagainya)”.Sedangkan menurut Saleh (2006:83) “ berbicara pada hakikatnya
merupakan suatu proses berkomunikasi dengan mempergunakan suara yang dihasilkan
alat ucap manusia yang didalamnya terjadi pemindahan pesan dari suatu sumber ke
tempat yang lain”.
Berdasarkan
pendapat diatas dapat dikemukakan bahwa berbicara pada hakikatnya merupakan
ungkapan pikiran dan perasaan seseorang atau kelompok secara lisan,baik secara
berhadapan maupun jarak jauh dalm bentuk bunyi-bunyi bahasa.
Hasil
studi pendahuluan yang penulis lakukan terhadap siswa kelas V SDN 31 Koto Pulai
kecamatan lengayang kabupaten pesisir selatan pada pelajaran kemampuan
berbicara terungkap bahwa,siswa belum mampu berbicara ( kurang lancar,merasa
malu dan takut ).selain itu siswa kurang percaya diri dalam mengungkapkan
pikiran,gagasan dan komentar terhadap materi yang akan dibahas dalam proses
pembelajaran.Setelah itu dilakukan wawancara dengan guru kelas V,ternyata
pembelajaran kemampuan berbicara yang selama ini dilakukan hanya sebatas
bertanya jawab dengan siswa dan meminta beberapa orang siswa untuk bercerita
didepan kelas.Akibatnya tidak semua siswa berani untuk berbicara didepan kelas.
Hal ini
disebabkan kurangnya reaktifitas guru dalam merancang dan menyajikan
pembelajaran kemampuan berbicara.Kompetensi yang akan dicapai tidak dijelaskan
dengan rinci.Sehingga ketika proses pembelajaran berlangsung kemampuan
berbicara siswa kurang berkembang.Siswa terlihat kaku dalam berbicarara didepan
kelas dan pilihan kata yang digunakan
kurang beragam.Penilaian kemampuan berbicara diberikan kepada siswa tanpa
melihat aspek-aspek yang ada dalam kemampuan berbicara seperti lafal,intonasi,ekspresi
dan aspek lainnya.Tentu dengan keadaan demikian kemampuan berbicara siswa tidak
akan mengalami peningkatan sehingga berdampak pada hasil belajar siswa.Hal ini
terlihat dari rendahnya hasil belajar siswa dalam pelajaran bahasa indonesia
khususnya pembelajran kemampuan berbicara.
Salah
satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam peningkatan kemampuan
berbicara di SD adalah model PAIKEM.Menurut Tarmizi (2008:3)” PAIKEM adalah
singkatan dari Pembelajaran aktif, inovatif, efektif, kreaktif dan menyenangkan.Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses
pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa
aktif bertanya,mempertanyakan,dan
mengemuakan gagasan “,Sehingga siswalah yang menjadi pusat
pembelajran,sedangkan guru hanya bersifat sebagai fasilitator.
PAIKEM
akan membuat siswa kritis terhadap proses pembelajaran yang dilaksanakan
,mempunyai keingintahuan yang tinggi,serta membantu mereka menyampaikan ide
gagasan kepada orang lain.Hal ini tentunya akan meningkatkan kemampuan
berbicara siswa.Penggunaan model PAIKEM dilatarbelakangi oleh metoda
pembelajaran yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran bahasa indonesia
selama ini,dimana guru lebih banyak memberikan waktu untuk kemampuan menulis
dan membaca.sementara itu kemampuan berbicara kurang diperhatikan,sehingga
kemampuan berbicara siswa kurang berkembang.
Oleh
sebab itu,peneliti bersama guru kelas V bersama-sama berkolaborasi untuk
meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan pendekatan PAIKEM Berdasarkan permasalahan
diatas,peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ Peningkatan
aktivitas belajar siswa pada pembelajaran bahasa indonesia melaui pendekatan
PAIKEM di kelas V SDN 31 Koto Pulai
kecamatan lengayang kabupaten pesisir selatan”.
B. Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah penulis uraikan
diatas,rumusan masalah dalam penelitian ini secara umum adalah “ Bagaimana
peningkatan kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan pendekatan PAIKEM bagi siswa kelas V SDN 31 Koto pulai
kecamatan lengayang kabupaten pesisir selatan”.secara khusus rumusan masalah
dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran
peningkatan kemampuan berbicara dengan menggunakan model PAIKEM pada tahap pra
bicara bagi siswa kelas V SDN 31 koto pulai kecamatan lengayang kabupaten
pesisir selatan.
2. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran
peningkatan kemampuan berbicara dengan model PAIKEM pada tahap saat bicara bagi
siswa kelas V SDN 31 Koto Pulai kecamatan lengayang kabupaten pesisir selatan”.
3. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran
peningkatan kemampuan berbicara dengan menggunakan model PAIKEM pada tahap
pascabicara bagi siswa kelas V SDN 31
koto pulai kecamatan lengayang kabupaten pesisir selatan.
C. Tujuan
Penelitian
Secara
umum,penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan
berbicara dengan memnggunakan pendekatan PAIKEM dikelas V SDN 31 Koto Pulai
kecamatan lengayang kabupaten pesisir selatan”.secara khusus tujuan penulisan
pada penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan :
1. Pelaksanaan pembelajaran peningkatan
kemampuan berbicara dengan menggunakan pendekatan PAIKEM pada tahap prabicara bagi siswa kelas V SDN
31 koto pulai kecamatan lengayang kabupaten pesisir selatan.
2. Pelaksanaan pembelajaran peningkatan
kemampuan berbicara dengan menggunakan pendekatan PAIKEM pada tahap saat bicara bagi siswa
kelas V SDN 31 koto pulai kecamatan lengayang kabupaten pesisir selatan.
3. Pelaksanaan pembelajaran peningkatan
kemampuan berbicara dengan menggunakan pendekatan PAIKEM tahap pasca bicara bagi
siswa kelas V SDN 31 koto pulai
kecamatan lengayang kabupaten pesisir selatan.
D. Manfaat
Penelitian
Adapun manfaat yang dapat diambil dari penelitian
tindakan kelas ini adalah :
1. Bagi penulis dapat menambah pengetahuan
dalam pembelajaran kemampuan berbicara dengan menggunakan model PAIKEM dikelas V SD
2. Bagi guru sebagai masukan dalam membimbing
siswa untuk meningkatkan kemampuan berbicara sehingga dapat memperlancar mereka
dalam berkomunikasi dalam proses pembelajaran sehari-hari tentunya dengan
menggunakan PAIKEM.
3. Bagi siswa dapat meningkatkan kemampuan
berbicara mereka,tidak hanya dalam pelajaran bahasa indonesia saja,tetapi juga
dalam kehidupan sehari-hari untuk menyongsong masa depan yang lebih baik
kedepannya.
Bagi yang ingin berminat secara lengkap silahkan hubungi....081947777252 (Wandi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar